Andi Dengan Cita - citanya

Sabtu, 13 Mei 2017

Sahabat Ku Shinta



Cerpen Karangan : Ivan satya pratama
Kategori               : Sahabat & Cinta


Dinda namaku, Mahasiswi semester 6 di salah satu Universitas Negeri di kota Jakarta. Aku ingin sedikit bercerita mengenai sepenggal kisah pahit ku dengan sahabat ku .
sebelumnya aku mempunyai sahabat yang sangat lah dekat denganku, Shinta namanya, ya kami bersahabat bisa di bilang sudah sangat lama terhitung sejak kami masih kelas 1 SMP. awalnya semua indah tidak ada masalah, kemana - kemana kami selalu bersama bahkan teman - teman kami menganggap apabila ada Dinda pasti ada Shinta begitupun sebaliknya karena memang kami sangat lah dekat. Tetapi sekarang cerita indah itu sudah tiada semua kini hanyalah menjadi kenangan saja, semua berawal dari ketika kami menyukai satu laki - laki yang sama yang bisa di bilang cukup untuk membuat wanita jatuh hati padanya. YA ! hanya gara - gara laki - laki lah kini kami seperti tidak saling mengenal. laki - laki ini bernama Anton, dia kakak kelas kami, memang tidak dipungkiri paras nya memang dapat membuat setiap wanita yang ada di didekatnya jatuh hati.
Singkat cerita sebelum semua ini terjadi aku pernah bercerita pada shinta bahwa aku sedang menyukai satu laki - laki di kampus, awalnya aku tidak menceritakan siapa nama laki - laki tersebut tetapi karena aku berfikiran Shinta adalah sahabat dekat ku aku pun menceritakan semua yang aku rasakan terhadap Anton kepada Shinta, dan ternyata di sinilah blunder yang aku lakukan, entah apa yang saat itu Shinta fikirkan tentang Anton, awalnya Shinta sangat mendukung ku ketika aku ingin dekat dengan Anton. tapi jujur aku adalah tipe perempuan yang pemalu apalagi terhadap lawan jenis ku, ya mungkin ini adalah efek karena sahabat ku lebih banyak perempuan daripada laki - laki.
1 bulan setelah aku menceritakan tentang Anton kepada Shinta betapa terkejut nya ketika aku melihat Shinta dan Anton makan bersama di kantin kampus ... hmmm dalam hati ku berkata, "apakah yang sedang kulihat ini kenyataan" ? mengapa laki - laki yang ku sukai yang ku ceritakan pada sahabat ku sendiri dimana yang awalnya dia mendukung ku kini malah dekat dengan laki - laki itu ? tapi ku coba untuk buang jauh - jauh pikiran negatif itu, aku mencoba untuk tetap berfikir positif.
Hingga satu ketika, aku masih ingat sekali hari itu tanggal 7 Agustus 2005 di lapangan basket kampus ramai sekali banyak orang - orang berkumpul, dalam hatiku ada apa ini kok ramai sekali, aku coba bertanya pada orang di sekeliling ku .. "hey ada apa ini kok rame sekali" mereka pun menjawab, liat aja tuh sepertinya ada yang mau nembak cewek,, di dalam kepala ku sudah negative thinking saja. aku coba untuk lebih dekat dengan lapangan tersebut dan benar saja yang aku pikirkan tadi. ternyata di tengah lapangan ada Anton dengan Shinta, ya disana ternyata Anton mengutarakan perasaan nya pada Shinta, di saat itulah perasaan ku hancur berkeping - keping, seperti tak menyangka ini mimpi atau kenyataan ? "ku coba cubit tangan ku" "AAAAAWWW" yaps ternyata aku tidak sedang bermimpi. mengapa sahabat ku sendiri melakukan ini ke padaku ? entahlah apa yang ada dalam pikiranya. di saat itu juga aku coba untuk mengiklaskan apa yang sudah terjadi, aku mencoba untuk melupakan si Anton.
1 minggu kemudian aku coba menanyakan hal ini kepada Shinta .
"shin ? kenapa kamu lakukan ini padaku ? "tanya ku kepada Shinta"
tetapi Shinta tidak menjawab nya dan hanya berlalu pergi begitu saja tanpa menganggap aku ada disitu. hari demi hari berlalu, minggu demi minggu berlalu, persahabatan kami mulai renggang kami mulai jarang main bersama pergi bersama bahkan di kampus kami sudah hampir dikatakan tidak bertegur sapa lagi. hal ini terjadi hingga kami lulus kuliah dari universitas tersebut .. satu hal yang membuat ku menyesal, hingga kini aku tidak tau apa alasan Shinta melakukan hal ini kepadaku, aku sudah melupakan Anton, aku hanya ingin Shinta kembali seperti dulu seperti ketika kami berteman sangatlah dekat .... tapi ingatlah Shinta kau tetaplah sahabat terbaiku ...


TAMAT ....

Cerpen Karangan : Ivan Satya Pratama
Kategori               : Sahabat & Cinta 


Jumat, 12 Mei 2017

Andi Dan Cita - Citanya

Ini adalah sebuah kisah seorang mahasiswa yang memiliki ambisi dan cita - cita besar dalam hidupnya, ambisi yang bisa dikatakan hampir tidak dapat untuk di wujudkan oleh seorang mahasiswa yang memiliki nama andi yang saat ini namanya terdaftar di salah satu fakultas hukum di Universitas ternama di kota semarang, mengapa demikian ?, karena ambisi yang di miliki oleh Andi ini adalah ingin menjadi seorang Film Maker yang dimana sebenarnya mahasiswa ini tidak memiliki basic atau pengetahuan sedikit pun mengenai hal tersebut, namun Andi memiliki ambisi dan semangat yang sangat lah besar, mengalahkan cemoohan dan kata - kata yang meremehkan dari orang - orang di sekitarnya, bahkan orang tua nya sendiri tidak mendukung apa yang menjadi cita - cita dari Andi tersebut .

Namun Andi memiliki keyakinan bahwa dia dapat membuktikan dan mewujudkan kepada setiap orang yang meremehkan bahkan kepada orang tua nya sendiri yang saat ini tidak mendukung apa yang di cita - cita kan oleh Andi, dan dari ketidak tahuan ini lah Andi mulai belajar , dari internet , buku dan bertanya ke pada beberapa teman yang kuliah di dunia Broadcast dan menurut dia mengerti akan hal yang berbau FILM ini, tapi dalam perjalanan dia untuk mendapat kan ilmu tersebut selalu saja mendapat kan berbagai macam halangan , namun hal tersebut tidak lah membuat Andi lantas menjadi putus asa, karena Andi percaya apa yang dilakukan dengan konsisten dan tekun akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan suatu saat nanti, itulah yang menjadi semangat Andi dalam mengejar cita - citanya selama ini

Bisa dibilang Andi adalah salah satu mahasiswa yang sangat pendiam ,  bahkan dapat dikatakan sedikit cuek terhadap teman - temanya, bahkan Andi sendiri di kampus tidak memiliki banyak sahabat seperti mahasiswa normal lainya, di kampus Andi hanya memiliki satu teman dekat laki - laki yang bisa dibilang sudah lama berteman denganya, itu pun teman semasa dia masih duduk di bangku SMA , JIRO namanya. Tetapi karena sifat pendiam Andi inilah yang dapat menarik perhatian salah satu wanita , ya ! CHIKA namanya , mahasiswa fakultas Hukum semester 3 sudah lama tertarik bahkan memperhatikan keseharian Andi di kampus , menurut Chika sifat pendiam dan cuek Andi inilah lah yang membuat nya tertarik , menurutnya Andi adalah sosok laki - laki yang misterius dan susah di tebak , membuat Chika semakin penasaran dan ingin mengenal andi lebih dekat.

Singkat cerita Chika memiliki sahabat wanita , Anin namanya , mahasiswa fakultas hukum yang satu Semester dengan Andi , menurut Chika inilah salah satu cara atau jalan untuk dirinya dapat mengenal Andi lebih dekat. Sewaktu jam kosong kuliah Chika selalu mencuri - curi waktu untuk dapat melihat Andi walaupun hanya dari kejauhan. Chika berfikir untuk menemui Anin dengan harapan bisa bertemu juga dengan Andi, tapi tentu saja hal itu tidaklah mudah, Andi adalah orang yang sangat cuek apalagi terhadap wanita. Seiring berjalanya waktu Chika memberanikan diri untuk bercerita kepada Anin apa yang selama ini dia rasakan kepada Andi. Kebetulan setelah mendengar kan cerita Chika, dalam hati Anin timbul  keingin untuk membantu Chika untuk lebih dekat dengan Andi. Hari demi hari berlalu , setiap jam kuliah bahkan jam istirahat kuliah Anin selalu mencoba untuk mengajak Andi hanya sekedar mengobrol tapi respon Andi sangat lah cuek terhadap Anin. Anin berfikiran bagaimana cara agar dapat berteman dengan Andi dan membicarakan tentang Chika ?.

Anin teringat bahwa Andi memiliki satu teman dekat yang selalu berdua ketika di kampus yaitu Jiro . tidak pakai berfikir lama Anin berkenalan dengan Jiro dengan alasan untuk mengerjakan tugas bersama. Semakin hari semakin akrab lah Anin dengan Jiro . Hingga suatu ketika saat mereka berada di kantin kampus, Anin sedikit menanyakan kepada Jiro mengenai Andi ini. Awalnya Jiro tidak ingin bercerita karena menurut Jiro buat apa menceritakan kepribadian teman nya kepada orang lain. Tetapi dengan sedikit paksaan Anin yang selalu mendesak Jiro ,akhirnya Jiro menceritakan seperti apa Andi ini. Hingga pada satu titik ketika Jiro menceritakan kepada Anin bahwa Andi ini memiliki  satu cita - cita yaitu Film Maker atau membuat film sendiri ,yang saat ini sangat lah ingin Andi wujudkan.

Keesokanya ketika bertemu dengan Chika, Anin menceritakan panjang lebar apa yang dia ketahui mengenai Andi termasuk cita - cita Andi kepada Chika. saat Chika mendengar kan cerita Anin, tiba -tiba terlintas dalam pikiranya untuk , “bagaimana kalau ku bantu saja dia” . disini lah awal pertemuan mereka .

Sebelumnya Anin menceritakan kepada Jiro Bahwa Chika ini Suka dengan Andi. Anin dan Jiro pun memiliki sebuah rencana untuk mempertemukan mereka, yaitu dengan cara menjebak mereka “agak sedikit jahat sih” hahaha. Jiro membuat janji kepada Andi di sebuah cafe tidak jauh dari kampusnya , begitu juga dengan Anin yang juga membuat janji kepada Chika di hari yang sama, Saat mereka bertemu di cafe tersebut yang terjadi adalah bingung mengapa  mereka yang bertemu , di mana Anin dan Jiro ?, akhirnya Anin memberanikan diri untuk membuka obrolan dengan Andi di cafe itu, dan anehnya entah kenapa ketika Chika yang mengajak Andi mengobrol respon Andi sangatlah baik tidak seperti ketika Anin mengajak Andi untuk mengobrol. Panjang lebar mereka bercerita hingga tidak tersadar bahwa hari sudah mulai sore dan mereka memutuskan untuk menyudahi pembicaraan itu dan pulang. Hari demi hari berlalu Chika dan Andi semakin dekat dan akrab , hingga akhirnya ke 4 orang ini , Andi , Chika , Jiro dan Anin menjadi satu sahabat. Hingga suatu saat di waktu yang menurut Chika tepat, Chika menanyakan kepada Andi mengenai cita citanya , tentu saja Andi tekejut, dari mana Chika tau cita - citanya , Chika mengatakan dia mengetahui nya dari Anin , disinilah awal benih cinta antara Chika dan Andi tumbuh , hari demi hari mereka selalu berdua . singkat ceritanya Chika orang kedua yang mau mendengar kan apa yang menjadi cita - cita Andi. Dan Chika juga lah orang kedua yang tidak mengangap remeh apa yang di cita citakan Andi setelah Jiro .
Disinilah dimana ketika Andi belajar dan mencari pengetahuan mengenai Film Maker Chika selalu membantu dan selalu mendegarkan apa yang di keluh kesahkan dan menjadi problem untuk Andi .

1,5 tahun kemudian. apa yang selama ini dipelajari oleh Andi mulai melihatkan hasilnya, sedikit demi sedikit andi dapat membuat filmnya sendiri dari kamera yang sudah lama di tabung nya untuk dapat membeli kamera tersebut. bahkan satu persatu orang yang dulu meremehkan nya mulai memujinya dengan apa yang Andi capai sekarang ini. Tetapi Andi tetap belum mendapatkan restu atau dukungan dari oarng tuanya . hingga suatu ketika Andi mengajak Chika maen kerumahnya dan mengenal kan nya kepada orang tuannya. Singkat cerita Chika inilah satu satu nya wanita yang pernah dikenalkanya kepada orang tuanya dan mendapatkan perhatian dari orang tua Andi karena Chika memang perempuan yang sangat baik . disinilah menurut Chika dimana kesempatan untuk membantu Andi dengan menjelaskan sedikit banyak apa yang di cita citakan Andi ini tidaklah salah , usaha demi usaha terus dilakukan chika untuk mermbujuk orang tua andi agar mendukung atau bisa percaya dengan cita- cita andi ini. Hingga singkat cerita orang tua Andi mulai melihat kegigihan dan kesungguhan Andi dalam mengejar cita - citanya tersebut. Siapa yang menyangka akhirnya orang tua Andi yang awalnya tidak mendukung Cita - cita andi ini kini mnejadi sangat mendukung nya , ini tidak dipungkiri juga bantuan dari Chika saat membujuk orang tua Andi . dengan dukunungan yang sudah di dapat kan Andi dari orang tuanya terlebih dari Chika, wanita yang mulai membuat hati Andi tidak karuan “galau” semangat Andi makinlah tinggi untuk mengejar Cita - cita nya. Hingga pada satu titik Andi dapat mencapai sebuah kesuksesan dari apa yang dahulu iya  cita - citakan. Andi dapat membuktikan kepada orang tua dan teman - temanya bahwa hal yang dilakukan dengan konsisten dan tekun pasti akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan kelak . “usaha yang keras tidak akan menghianati”

Pelajaran yang dapat di ambil dari sosok Andi adalah :
Memililik sebuah cita - cita tidaklah salah bahkan ketika kalian tidak mengetahui apapun tentang cita - cita kalian, tapi dimana ketika kalian mau belajar dan konsisten serta tekun terhadap apa yang kalian cita - cita kan tidak ada yang tidak mungkin untuk di capai, seperti apa yang Andi lakukan .