Cerpen Karangan : Ivan satya pratama
Kategori : Sahabat & Cinta
Dinda namaku, Mahasiswi semester 6 di salah satu Universitas Negeri di kota Jakarta. Aku ingin sedikit bercerita mengenai sepenggal kisah pahit ku dengan sahabat ku .
sebelumnya aku mempunyai sahabat yang sangat lah dekat denganku, Shinta namanya, ya kami bersahabat bisa di bilang sudah sangat lama terhitung sejak kami masih kelas 1 SMP. awalnya semua indah tidak ada masalah, kemana - kemana kami selalu bersama bahkan teman - teman kami menganggap apabila ada Dinda pasti ada Shinta begitupun sebaliknya karena memang kami sangat lah dekat. Tetapi sekarang cerita indah itu sudah tiada semua kini hanyalah menjadi kenangan saja, semua berawal dari ketika kami menyukai satu laki - laki yang sama yang bisa di bilang cukup untuk membuat wanita jatuh hati padanya. YA ! hanya gara - gara laki - laki lah kini kami seperti tidak saling mengenal. laki - laki ini bernama Anton, dia kakak kelas kami, memang tidak dipungkiri paras nya memang dapat membuat setiap wanita yang ada di didekatnya jatuh hati.
Singkat cerita sebelum semua ini terjadi aku pernah bercerita pada shinta bahwa aku sedang menyukai satu laki - laki di kampus, awalnya aku tidak menceritakan siapa nama laki - laki tersebut tetapi karena aku berfikiran Shinta adalah sahabat dekat ku aku pun menceritakan semua yang aku rasakan terhadap Anton kepada Shinta, dan ternyata di sinilah blunder yang aku lakukan, entah apa yang saat itu Shinta fikirkan tentang Anton, awalnya Shinta sangat mendukung ku ketika aku ingin dekat dengan Anton. tapi jujur aku adalah tipe perempuan yang pemalu apalagi terhadap lawan jenis ku, ya mungkin ini adalah efek karena sahabat ku lebih banyak perempuan daripada laki - laki.
1 bulan setelah aku menceritakan tentang Anton kepada Shinta betapa terkejut nya ketika aku melihat Shinta dan Anton makan bersama di kantin kampus ... hmmm dalam hati ku berkata, "apakah yang sedang kulihat ini kenyataan" ? mengapa laki - laki yang ku sukai yang ku ceritakan pada sahabat ku sendiri dimana yang awalnya dia mendukung ku kini malah dekat dengan laki - laki itu ? tapi ku coba untuk buang jauh - jauh pikiran negatif itu, aku mencoba untuk tetap berfikir positif.
Hingga satu ketika, aku masih ingat sekali hari itu tanggal 7 Agustus 2005 di lapangan basket kampus ramai sekali banyak orang - orang berkumpul, dalam hatiku ada apa ini kok ramai sekali, aku coba bertanya pada orang di sekeliling ku .. "hey ada apa ini kok rame sekali" mereka pun menjawab, liat aja tuh sepertinya ada yang mau nembak cewek,, di dalam kepala ku sudah negative thinking saja. aku coba untuk lebih dekat dengan lapangan tersebut dan benar saja yang aku pikirkan tadi. ternyata di tengah lapangan ada Anton dengan Shinta, ya disana ternyata Anton mengutarakan perasaan nya pada Shinta, di saat itulah perasaan ku hancur berkeping - keping, seperti tak menyangka ini mimpi atau kenyataan ? "ku coba cubit tangan ku" "AAAAAWWW" yaps ternyata aku tidak sedang bermimpi. mengapa sahabat ku sendiri melakukan ini ke padaku ? entahlah apa yang ada dalam pikiranya. di saat itu juga aku coba untuk mengiklaskan apa yang sudah terjadi, aku mencoba untuk melupakan si Anton.
1 minggu kemudian aku coba menanyakan hal ini kepada Shinta .
"shin ? kenapa kamu lakukan ini padaku ? "tanya ku kepada Shinta"
tetapi Shinta tidak menjawab nya dan hanya berlalu pergi begitu saja tanpa menganggap aku ada disitu. hari demi hari berlalu, minggu demi minggu berlalu, persahabatan kami mulai renggang kami mulai jarang main bersama pergi bersama bahkan di kampus kami sudah hampir dikatakan tidak bertegur sapa lagi. hal ini terjadi hingga kami lulus kuliah dari universitas tersebut .. satu hal yang membuat ku menyesal, hingga kini aku tidak tau apa alasan Shinta melakukan hal ini kepadaku, aku sudah melupakan Anton, aku hanya ingin Shinta kembali seperti dulu seperti ketika kami berteman sangatlah dekat .... tapi ingatlah Shinta kau tetaplah sahabat terbaiku ...
TAMAT ....
Cerpen Karangan : Ivan Satya Pratama
Kategori : Sahabat & Cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar